INDONESIA, 6 Maret 2026 – Konferensi Perencanaan Akhir (FPC) untuk Seri Latihan Gabungan Darat-Laut-Ruang Angkasa Malaysia-Indonesia 12AB/2026 (LATGABMA MALINDO DARSASA) berlangsung di Bandar Lampung, Indonesia dari tanggal 2 hingga 6 Maret 2026.
Delegasi yang terdiri dari 18 perwira Angkatan Bersenjata Malaysia (ATM) yang dipimpin oleh Komandan Markas Brigade Infanteri ke-1, Brigadir Jenderal Dato’ Zamri bin Othman, menghadiri pertemuan tersebut dengan 28 perwira Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai tuan rumah. FPC ini bertujuan untuk menyelesaikan Rencana Induk Pelatihan, organisasi, dan jumlah peserta untuk latihan gabungan yang dijadwalkan di Pantai Puri Gading, Lampung tahun ini.
LATGABMA MALINDO DARSASA, di bawah Komite Perbatasan Umum (GBC) Malaysia-Indonesia dan Komite Latihan Gabungan (JKLB MALINDO), diadakan setiap tiga tahun sekali untuk memperkuat kerja sama pertahanan, kesiapan operasional, dan hubungan bilateral. Agenda FPC mencakup presentasi konsep pelatihan, diskusi skenario melalui kelompok kerja, kunjungan lapangan latihan, dan penandatanganan dokumen kerja sebagai simbol kesepakatan bersama.
Latihan ini berfokus pada Bantuan Kemanusiaan dan Penanggulangan Bencana (HADR), termasuk penyediaan bantuan kemanusiaan, penyediaan logistik dan pemulihan daerah yang terdampak, serta penanganan ancaman siber melalui skenario Latihan Siber (CYBER-EX). Kunjungan lapangan untuk MEDCAP dan ENCAP juga dilakukan di desa Sukamaju, Teluk Bentung Timur, Lampung.
Turut hadir pula Asisten Kepala Staf J7, Letnan Satu Mohd Adzam bin Omar, beserta perwakilan layanan yang bertindak sebagai perencana latihan.